Wednesday, 30 November 2016

Tentang Bintang dan Rumahnya







Kita adalah bintang yang terkadang gundah, gelisah, hingga saling menuai amarah namun pada akhirnya bersatu dalam sebuah rumah. Rumah yang entah mengapa, selalu punya seribu satu cara untuk membuat kita jatuh cinta.
Semoga kalimat kedua bisa selamanya, bukan hanya detik-detik pasca saja!

ps : terimakasih untuk kakak-kakak yang menjepret, kalian keren!

Saturday, 19 November 2016

Kita.


Cinta kita; pada dasarnya memang sederhana. Dan harus sederhana. Hanya perlu aku, kau, dan ikatan benang biru-merah. Sudah. Selebihnya, biarkan semesta bekerja.
Nda ribetji toh?

CHECK THIS OUT, GUYS!


Jadi, setelah menjadi penunggu yang baik (apa-apaan haha), akhirnya official YouTube KOSMIK; KOSMIK TV merilis update Nuansa Unik dan Radikal (NURANI) 2016 yang dilaksanakan di Desa Embun Pagi kecamatan Tinggi Moncong, Gowa pada tanggal 28-30 Oktober 2016. Walau sepersekian menit, semua cerita masih tergambar sangat jelas dan pastinya, selalu bikin rindu.

Tunggu official short movie-nya, ya! Dan ceritanya dari blog ini, hehe. Pantang terus!

Sunday, 13 November 2016

Ada Sebuah Dunia


Ini tentang belajar.
Belajar memaknai, belajar menyikapi.
Kau bercerita, aku mendengar.
Aku bercerita, kau tidak mendengar.....

'Mengapa?'

Karena hanya aku yang menganggapmu dunia.
Dan kau, tidak.


Tuesday, 1 November 2016

Tentang Menunggu


People can really change.
When they're far away from each other, their hearts will change.
It's so cruel that the only thing i can do is wait....

-Mouri Ran on "Detective Conan"

Tentang Mencari


Aku pontang-panting mencarimu.
Mencari kenyataan bahwa pada kenyataannya, kau tidak mencari. 

Mondar-mandir, kesana kemari, naik turun, pergi sana sini. 

Dan semua 'ber-hasil'. 

Hasilnya, nihil.
Sekali lagi, kau tidak mencari.


-N

When The Cloud was Speak (3)






Sunday, 23 October 2016

Bintang


Kau sebut itu bintang.
Ya, sumber cahaya yang amat terang.
Namun, tidak cukup satu untuk benderang;
Butuh banyak bintang untuk menjadikannya bersinar.

Katanya, bintang ini abadi
Menjadi penuntun tiap-tiap teori
Menjadi petunjuk di tata galaksi
Seperti harapan kami

"Kami?"
Tepat sekali.
Satu rumah dengan enam puluh sembilan jiwa
Satu jiwa dengan enam puluh sembilan makna
Satu makna dengan enam puluh sembilan cahaya

"Kami?"
Betul. Bukan saya, bukan engkau
Tetapi kami.

Friday, 21 October 2016

Waktu


Kita bertemu.
Entah apa alasan Tuhan menggiring kita pada satu waktu.
Aku tak tahu,
Dan kau.
Bagaimana menurutmu?

Entah apa maksudmu
Sedikit lagi aku akan mendapatkannya.
Banyak jalan yang kujalani demi altar yang telah diidamkan..
Namun sayang,
Waktu tak sayang.
Waktu tak setuju.

Ketahuilah...
Waktu juga merindu.
Rindu bagaimana ketika aku dan kau.
Waktu juga merindu.
Rindu pada rindu yang kau tabuh.

Lantas, aku harus apa?
Siapa yang harus kusalahkan?
Waktu yang tak tepat waktu hingga aku melewatkan?
Aku yang tak mampu memulai?
Atau kau; yang pergi hingga bahkan memulaipun, aku tak sanggup?

Begini.
Berjuang itu, sebenarnya; lebih mudah dari menunggu.
Kau kira menunggu itu gampang?
Bahkan waktu pun, menunggu kapan waktunya!


*(Sekali lagi, di kala itu, saat dilarang masuk kelas MKU Bahasa Inggris karena telat, Ninda dan Haykal menulis apa yang sebenarnya terlalu berlebihan jika ditulis.)

-2016